LED Kelap-Kelip Menggunakan Arduino (Getting Started)

Rangkaian Light Emitting Diode (LED)

LED memiliki dua kaki, yaitu Anoda dan Katoda. Simbol dan arah arus dalam LED, sebagai berikut :

Biasanya LED dengan diameter 5mm dan 3mm, disambungkan dengan tegangan 5 Volt DC. Sementara tegangan kerja LED di bawah 5 Volt DC. Agar LED tidak rusak, maka dibutuhkan resistor sebagai tahanan, cara menentukan nilai resistor yang tersambung seri dengan LED adalah sebagai berikut :

Keterangan :

  • Rs = tahanan/resistor yang dibutuhkan, Ohm
  • Vs = tegangan sumber, Volt DC
  • Vf = tegangan kerja LED, tertulis pada datasheet komponen, Volt DC
  • If = arus yang dibutuhkan LED, tertulis pada datasheet komponen, Ampere

Rangkaian LED dengan Arduino Nano

Misalkan sebuah LED dirangkaikan dengan board Arduino Nano sebagai berikut :

Pada gambar di atas, LED disambungkan dengan mode current source LED. LED disambungkan dengan pin 9 Arduino Nano. Artinya pin 9 Arduino sebagai output. LED ini akan dibuat menyala kelap-kelip per 1000 mili detik (ms). Cara membuat rangkaian seperti di atas menggunakan SimulIDE sudah pernah dipaparkan pada tulisan sebelumnya, dapat diakses di sini

Berikut ini kode programnya :

void setup ( ) { 
         pinMode(9,OUTPUT); //menentukan kaki 9 arduino sebagai output
}

void loop ( ) {
         digitalWrite(9,HIGH); // lampu menyala
         delay(1000); // menyala selama 1000 mili detik
         digitalWrite(9,LOW); // lampu mati
         delay(1000); // mati selama 1000 mili detik
}

Setelah kode program ditulis di editor IDE Arduino, klik Verify untuk mengkompilasi program

Sebelum disimulasikan dengan SimulIDE, program pada IDE Arduino harus dikonversi ke dalam format .hex. Caranya klik menu Sketch kemudian klik Export compiled Binary, seperti berikut ini :

Kemudian buka rangkaian LED-Arduino Nano pada SimulIDE, klik kanan pada komponen Arduino Nano, pilih Load firmware

Cari file dengan format .hex, dalam contoh ini nama filenya ledblink.ino.eightanaloginputs.hex. Kemudian jalankan simulasi dengan mengklik tombol Power Circuit pada SimulIDE.

Demikian, semoga bermanfaat.

Referensi :

glh

Guru Teknik Elektro Audio Video SMK Negeri 3 Selong Lombok Timur, NTB

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.