Berkenalan Dengan Atmel Studio 7

IDE (Integrated Development Environment) untuk pemrograman mikrokontroler AVR maupun ARM tersedia banyak di dunia. Ada yang berbayar artinya harus membeli lisensi, adapula yang opensource. Salah satu IDE yang opensource adalah Atmel Studio 7 yang dikeluarkan oleh Microchip. Atmel Studio 7 bekerja pada platform Windows dengan spesifikasi minimum Windows 7 Service Pack 1, processor 1.6 GHz, 1 GB RAM untuk x86, 2 GB RAM untuk x64, dan tersedia 6 GB space pada harddisk. Selain dapat digunakan sebagai editor dan kompilator, Atmel Studio 7 juga dapat digunakan untuk men-debug program. Anda dapat mengunduh Atmel Studio 7 disini

Instalasi Atmel Studio 7

Langkah-langkah instalasi Atmel Studio 7 adalah sebagai berikut :

  • Tutup semua aplikasi yang sedang berjalan di PC/Laptop
  • Klik 2 kali file installer Atmel Studio 7 yang sudah di unduh
  • Ikuti langkah-langkah instalasi pada Installation Wizard
  • Setelah instalasi selesai akan ada pilihan apakah Atmel Studio 7 akan dibuka sekarang atau nanti
  • Sebaiknya proses instalasi dijalankan dengan tetap tersambung dengan internet, sehingga jika ada file-file yang diperlukan dan belum tersedia, bisa langsung diunduh

Tampilan Atmel Studio 7

Mengoperasikan Atmel Studio 7

Untuk membuat project baru, klik menu File –> New –> Project, seperti berikut :

Window Start Page

Maka akan muncul window New Project sebagai berikut :

Window New Project

Di sebelah kiri atas dipilih bahasa pemrograman yang digunakan yaitu C/C++, kemudian klik GCC C Executable Project karena akan membuat file C yang dapat di akses.

Pada tab Name, isikan nama project. Solution name akan mengikuti nama project. Lalu tentukan letak penyimpanan pada tab Location. Kemudian klik OK.

Berikutnya akan muncul window Device Selection seperti berikut ini :

Window Device Selection

Tulis nama mikrokontroler yang digunakan pada tab yang tersedia, akan muncul bermacam-macam nama dan variannya di sebelah kiri. Pilih salah satu sesuai dengan yang dibutuhkan. Program yang dibuat akan di unggah ke dalam mikrokontroler yang dipilih. Dalam hal ini penulis memilih ATmega16 dengan spesifikasi Boot Memory 16 Kbyte, Data Memory 1024 bytes, EEPROM 512 bytes. Jika sudah dipilih, klik OK.

Proses membuka lembar kerja Project dengan nama AtmelAlza

Lembar kerja akan nampak seperti berikut ini :

Lembar Kerja AtmelAlza.c

Lembar kerja siap dituliskan kode program.

Setelah kode program dituliskan berikutnya kode program dikompilasi menggunakan perintah klik menu Build –> klik Build Solution, tunggu beberapa lama IDE mengkompilasi program

Pada tab Output akan terlihat proses kompilasi. Jika kode program yang dituliskan tidak terdapat kesalahan sintaks, maka akan muncul informasi Build succeeded. Hasil kompilasi kode program berupa file-file berikut :

File-file hasil kompilasi

File dengan ekstensi .hex lah yang diunggah ke mikrokontroler juga simulator seperti SimulIDE.

Bagaimana kode program dan simulasi pemrograman menggunakan Atmel Studio dan SimulIDE ? Silakan dibaca pada unggahan setelah ini.

Demikian, semoga bermanfaat.

Referensi :

https://usermanual.wiki/Pdf/Atmel20Studio20720User20Guide.876534397

glh

Guru Teknik Elektro Audio Video SMK Negeri 3 Selong Lombok Timur, NTB

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.